Puasa Mengajarkan Kita Merasa Dilihat Alloh
Failed to add items
Add to Cart failed.
Add to Wish List failed.
Remove from wishlist failed.
Adding to library failed
Follow podcast failed
Unfollow podcast failed
-
Narrated by:
-
By:
Salah satu hikmah terbesar dari ibadah puasa adalah melatih kita untuk taat kepada Alloh meskipun tidak ada manusia yang melihat. Seseorang sebenarnya bisa saja makan atau minum secara sembunyi-sembunyi, tetapi ia tidak melakukannya karena yakin Alloh mengetahui segala sesuatu. Inilah nilai yang sangat mahal dalam ibadah puasa, yaitu melatih hati agar selalu merasa diawasi oleh Alloh dan meninggalkan maksiat karena sadar bahwa Alloh melihat setiap perbuatan kita.
Perasaan selalu diawasi oleh Alloh inilah yang disebut dengan ihsan, yaitu beribadah seakan-akan melihat Alloh, dan jika tidak mampu, maka yakinlah bahwa Alloh melihat kita. Jika kesadaran ini tidak hanya diterapkan saat puasa tetapi juga dalam seluruh aspek kehidupan—dalam berbicara, membaca Al-Qur’an, maupun beribadah—maka setiap amal akan menjadi lebih ikhlas dan bernilai di sisi Alloh. Kita tidak lagi sibuk mencari pengakuan manusia, tetapi fokus agar setiap perkataan dan perbuatan diridhai oleh Alloh.
Ketika seseorang selalu merasa dilihat, didengar, dan diketahui oleh Alloh, hidupnya akan berubah. Ia akan lebih tenang, lebih khusyuk dalam ibadah, lebih berhati-hati dalam ucapan dan perbuatan, serta lebih optimis dalam menjalani kehidupan. Kesadaran bahwa Alloh selalu bersama kita akan menjadikan hati lebih hidup dan ibadah lebih bermakna. Semoga Alloh menanamkan iman yang kuat, hati yang khusyuk, dan lisan yang selalu mengingat-Nya.